Jumat, 08 Maret 2019

Peran Perempuan Dalam Dunia Pendidikan


Sejatinya perempuan terlahir sebagai sosok fenomenal sepanjang sejarah, sehingga berbagai macam persepsi bermunculan, terlebih di Indonesia sebagai salah satu negara yang menganut budaya patriarkhi - sebuah budaya yang mengidentikkan perempuan sebatas di dapur.

Tetapi, seiring perkembangan zaman kini perempuan lebih berani tampil ke publik untuk juga berpartisipasi dan memberikan kontribusinya dalam segala bidang baik politik, budaya, sosial, ekonomi ataupun pendidikan. Perubahan zaman telah membuat perempuan tidak hanya mampu mengemban urusan domestik, namun mereka juga mampu berkontribusi lebih untuk kemajuan bangsa dan negara.

Terlepas dari budaya patriarkhi dan perkembangan zaman, pada dasarnya perempuan merupakan sosok yang terlihat simpel, bahkan secara fisik tampak lemah dibandingkan laki-laki, namun di dalamnya terdapat potensi besar untuk mendidik anak-anak menjadi cerdas, unggul dan bermartabat. Munculnya tokoh-tokoh bangsa tentunya tidak lepas dari didikan seorang ibu. Dengan demikian maka bisa dipahami bahwa perempuan memiliki peranan penting dalam pendidikan, mendidik anak-anak dalam konteks khusus dan mendidik bangsa dalam konteks universal.


Kaitan antara perempuan dan pendidikan tentulah sangat erat karena seorang ibu adalah sekolah pertama dan utama bagi seorang anak. Sebagai contoh, beberapa waktu lalu di Jakarta seorang anak berusia delapan tahun meninggal dunia di sekolahnya karena dipukuli temannya, ditengarai karena ada aksi saling ejek atau bullying. Terlepas dari kelalaian pihak sekolah, di sini penulis mencoba melihat dari sudut pandang yang berbeda untuk menyikapi masalah ini.


Menurut hemat penulis, peristiwa ini tidak akan terjadi seandainya para orang tua, khususnya seorang ibu, lebih aktif mengontrol keadaan anak-anaknya baik di sekolah maupun di rumah. Kontrol ini tentunya berupa perhatian, menanyakan keadaan mereka, pelajaran mereka, hubungan mereka dengan teman-teman sebayanya, gurunya dan sebagainya. Dengan kata lain orang tua harus mampu membangun hubungan emosional dengan anak-anaknya, sehingga hal ini bisa membangun komunikasi. Dengan adanya komunikasi ini akan mempermudah seorang ibu mendidik anak-anaknya.
perempuan juga termasuk "madrasatul ula" yang artinya perempuan adalah sebagai pendidik pertama bagi anaknya,terutama dalam akhlak, begitu istimewanya perempuan dalam hal bidang pendidikan.


kunjungi blog berikut:



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pendidikan Moral Anak Bangsa

Pendidikan moral adalah pendidikan yang bukan mengajarkan tentang akademik, namun non akademik khususnya tentang sikap dan bagaimana ...